Senin, 05 November 2012

UNESA BAGI-BAGI BUKU GRATIS DI PAMERAN KONASPI VII JOGJAKARTA

Acara pameran Konaspi VII yang dihelat di Pendopo Hotel Royal Ambarrukmo cukup meriah. Dari berbagai LPTK yang membuka stand pamer seperti dari UNY (Universitas Negeri Yogya) sebagai penggelar acara, ada juga UM (Universitas Negeri Malang), UNESA (Universitas Negeri Surabaya), UNM (Universitas Negeri Makassar), UNP (Universitas Negeri Padang), UNNES (Universitas Negeri Semarang), Undiksha (Universitas Pendidikan Ganesha)UNJ (Universitas Negeri Jakarta), dan Unimed (Universitas Negeri Medan).

Untuk memeriahkan acara di stan pamer di hari kedua (1/11), Unesa mengadakan bagi-bagi buku gratis kepada para pengunjung pameran. Banyak yang tertarik dengan buku yang diberikan, yaitu buku tentang pengalaman peserta yang tergabung dalam Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) yang berjudul "Ibu Guru, Saya ingin Membaca". Animo pengunjung cukup banyak, sedangkan jumlah buku yang disediakan oleh Tim Unesa hanya 20 buku, maka diadakan permainan "Rebut Buku" kepada pengunjung.

Para dosen dan mahasiswa yang berkunjung antusias mengikuti permainan ini. Ada hom pim pa, tarik tali terpendek, tebak kata, tebak tokoh, dan suwit berantai. Tawa canda serta keharuan tampak di wajah mereka tatkala mendapatkan buku tersebut. (yoyo/humas)

Permainan Suwit Berantai di pantau oleh Pak Jono dari staf PR-1.

Salah satu mahasiswa UNY pemenang Suwit Berantai yang beruntung.

Hom pim pa alaikum gambreng.... hayooo siapa yang dapat... :)

STAND PAMER UNESA WARNAI PAMERAN DI KONASPI VII JOGJAKARTA

Unesa turut berperan dalam pameran Konaspi VII di Pendopo Hotel Royal Ambarukmo Jogjakarta bersama sembilan LPTK negeri se-Indonesia. Stan Unesa banyak dikunjungi oleh dosen-dosen se-Indonesia, yang juga peserta Konaspi VII, mahasiswa UNY, dan masyarakat sekitar. Pameran dilaksanakan dari 31 Oktober s.d. 3 November 2012.

Rektor Unesa, Prof. Muchlas Samani mengunjungi stan pamer Unesa.

Mahasiswa UNY dari Fakultas Ekonomi yang berkesempatan mengunjungi stan pamer Unesa.


Prof. Luthfiyah Nurlaela berkesempatan berkunjung ke stan pamer Unesa.


Pada pameran kali ini, tim Unesa, yang diwakili Humas Unesa tampil berpameran secara maksimal. Desain stan dan peralatan pameran langsung didatangkan dari Surabaya. Sketsel dari panitia tidak digunakan dan diganti sketsel yang dibawa dari Surabaya. "Sekali pameran, Unesa harus tampil total," kata Suyatno, ketua tim pameran. Barang yang dipamerkan adalah buku tulisan dosen Unesa, jurnal, wapikweb, video, film, dan foto terkini. Tema pameran Unesa adalah gedung rektorat 2014 dengan gambar penuh warna.

Stan Unesa yang di bentuk dari sketsel-sketsel yang dibawa langsung dari Surabaya.


Tampak stan pamer yang penuh warna dedikasi Unesa, biru dan oranye.


Jika stan lain hanya mengandalkan sketsel panitia yang ditempeli baner dengan ukuran yang tidak sama karena desain dari asal tidak sesuai dengan luas pameran, Unesa lebih pada penyiapan sketsel sendiri yang diboyong dengan satu pick up dan satu kijang dari Surabaya. Perpaduan warna khas Unesa biru dan orange menjadi daya tarik pameran. (yoyo/syt)